Jumat, 31 Januari 2014

HARU

HARU


 Author: Han Hyoji


 Tittle: HARU


 Cast: -Kim Kibum (Super Junior)
          -Lee Seohae (OC)

 Other cast: find other cast

 Genre: School life, Romance

 Rating: PG 13

 Lenght: Oneshoot

 Notes: ff ini karya author sendiri. Jadi, jangan plagiat. Hargain karya author. Mohon maaf bila ada beberapa kesamaan karena setiap otak manusia pasti terdapat pemikiran yg sama#hipotesis gagal Mian juga kalo ff nya jelek ;( Mian juga kalo banyak typo nya.-.

HAPPY READING^^

 O.S.T HARU

 AUTHOR POV

 Seorang namja sedang mengintip kegiatan seorang yeoja yg ada di taman belakang itu. Ia bersembunyi di balik pohon besar rindang disekolah mereka yg terdapat di taman belakang.
 Mereka? Ya. Mereka -namja dan yeoja itu- memang satu sekolah tetapi berbeda tingkatan.
 Kim Kibum adalah nama namja itu. Kibum sendiri sekarang tingkat 3 senior high school. Sedangkan yeoja yg membuatnya jatuh hati itu adalah hoobae nya sendiri.
 Yeoja itu bernama Lee Seohae. Nama yeoja yg membuat Kibum jatuh hati padanya saat melihat senyum nya pertama kali. Senyum yg menyejukkan. Kibum tak pernah lelah ataupun bosan mengikuti Seohae saat istirahat maupun saat Seohae pulang kerumahnya. Kibum akan khawatir bila dirinya tidak melihat Seohae masuk dengan selamat kerumahnya. Maka dari itu, selesai pulang sekolah Kibum selalu mengikut Seohae pulang secara diam-diam. Kegiatan itu membuat Kibum tau dimana letak rumah Seohae. Kibum sangat ingat kejadian pertama yg membuatnya jatuh hati pada Seohae. Seohae adalah yeoja yg sopan dan cantik. Saat insiden itu saja terjadi, Seohae sangat sopan kepadanya.

 #FLASHBACK

 Kibum dan kedua temannya berjalan melewati taman belakang sekolah untuk pergi ke perpustakaan. Mereka akan meminjam buku untuk makalah proyek mereka. Mereka berjalan sambil mengobrol ringan.
 “Heh! Enak saja kau. Tugas kemarin saja aku yg mengerjakannya dan sekarang kau malah ingin berkencan dengan gadismu? Kau tak bisa seprti itu” protes Kibum.
 “Ayolah! Aku janji jika aku sudah selesai berkencan, aku akan kerumahmu” balas Kyuhyun. Kibum masih saja tak terima. Sementara Ryeowook –teman mereka yg satu lagi- hanya diam melihat 2 temannya itu.
 “Tidak bisa”
 “Aish! Ayolah” bujuk Kyuhyun sambil mendorong pelan bahu Kibum yg membuatnya hampir terjungkal kesamping karena tak menyangka jika Kyuhyun akan mendorong bahunya. Tapi untung saja ia bisa menahan tubuhnya sehingga tubuhnya tidak jadi terjungkal kesamping. Tapi kejadian itu membuat sesuatu terjatuh dari saku Kibum. Tapi Kibum tak menyadarinya dan mereka terus saja berjalan.Yeoja yg sedang duduk dibangku taman belakang itu melihat sesuatu terjatuh dari saku Kibum. Aktivitasnya yg sedang menulis sesuatu dibuku kuningnya terhenti. Ia menaruh buku kuning miliknya di bangku itu dan melangkah kearah sesuatu yg terjatuh itu. Dirinya berjongkok dan melihat Flashdisk putih. Ia menatap Flashdisk itu dan beridiri. Ia melihat 3 namja yg sedang berjalan tak jauh darinya. Otaknya berpikir jika Flashdisk yg dipegangnya itu adalah milik salah satu diantara mereka.
 “Tapi kau tetap tak—“
 “Hei!” pangil sang yeoja setengah berteriak. 3 namja yg mendengar panggilan itu merasa jika panggilan itu untuk mereka. Mereka saling berpandangan dan kemudian berbalik. 3 namja itu melihat seorang yeoja berambut hitam lurus sebahu dan 2 jepit rambut kuning yg menjepit poninya itu berada disebrang mereka. Kemudian, yeoja itu berjalan kearah mereka.
 “Annyeong” sapa yeoja itu sambil setengah membungkuk ketika ia berdiri dihadapan 3 namja itu. Kibum dan kedua temannya balas membungkuk dan tersenyum kikuk.
 “Aku melihat Flashdisk ini terjatuh saat sunbae lewat tadi. Kupikir, ini milik salah satu diantara kalian” ucap yeoja itu sopan sambil menunjukan Flashdisk itu kearah mereka. Mata Kibum merasa tak asing dengan benda yg ada di tangan yeoja yg berdiri dihadapannya sekarang. Ia langsung meraba saku dan kantong celananya. Akan tetapi, ia tidak merasakan benda yg dicarinya itu. Kibum menepuk jidatnya.
 “Aigo. Itu milikku. Gamsahamnida”
 “Cheonmaneyo sunbae. Lain kali hati-hati. Takutnya ada file penting dalam Flashdisk itu”
 “Ne. Sekali lagi Gamsahamnida”
 “Cheonmaneyo sunbae. Kalau begitu aku pergi dulu” balas sang yeoja sambil tersenyum.

 DEG!

 Jantung Kibum berdetak cepat ketika melihat senyum menyejukkan milik yeoja itu. Senyum itu menghipnotis dirinya membuat tubuhnya mematung.
 “Annyeong sunbae” pamit yeoja itu dan tak lupa setengah membungkuk lalu pergi. Tapi, ia mengambil buku dan pena nya dan setelah itu pergi. Sepeninggal yeoja itu, Kibum masih saja mematung. Otaknya merekam kejadian yg beberapa detik tadi terjadi dengan cepat.
 “Kibum-ah” panggil Ryeowook sambil melambaikan tangannya didepan wajah Kibum membuat Kibum tersadar.
 “Eoh? Ne?”
 “Bukankah tadi kau mengajak kami untuk ke perpustakaan? Jadi tidak?” “Ne. Jadi”

 #FLASHBACK END


 KRING KRING! *backsound ancur*

 Bel sekolah berbunyi menandakan jam istirahat telah usai. Bunyi bel membuat Seohae buru-buru mengambil buku kuning dan pena nya lalu berlari meninggalkan taman belakang yg sering ia kunjungi. Karena terburu-buru, Seohae tak sengaja menjatuhkan pena nya. Kibum yg melihat pena Seohae terjatuh segera berjalan kearah pena Seohae. Ia mengambil pena Seohae dan memandanginya. Pena itu berwarna putih dan terdapat tulisan ‘Lee Seohae’ di badan pena. Di tutup pena itu juga ada gambar love dan huruf K disampingnya. Kibum berpikir apa maksud dari gambar love dan huruf K disampingnya. Dirinya berpikir bahwa huruf K itu adalah awal namanya. Sedetik kemudian ia menyanggah pikiran itu. Masih ada nama lain dari huruf K itu. Kyuhyun. Kibum sendiri tak yakin jika Kyuhyun yg dimaksud. Tapi pikiran itu menghilang tatkala ia mengingat jika bel sudah berbunyi. Pena putih itu ia simpan di kantong celananya dan bergegas berlari.
                                                          <<<<<<<<<<<<<<<

 SEOHAE POV

 Aish...dimana pena itu? Sedari tadi aku mencarinya tapi tetap saja tidak ketemu. Padahal itu pena kesayanganku karena pena itu adalah pena special. Pena itu bertinta putih yg harganya cukup mahal. Aku mendapatkannya sangat susah dan itupun beruntung sekali aku menemukannya. Kalian pasti berpikir jika aku menulis pena tinta putih itu dikertas, maka tulisannya tidak terlihat. Kalian salah. Aku menulis dengan pena itu dibuku kuningku. Di buku kuning itu, hanya cover nya saja yg berwarna kuning tapi lembar kertasnya berwarna hitam membuat tulisannya terlihat. Dan sekarang pena itu hilang. Aaaiisshhh....

 #FLASHBACK

 “Jadi, Kibum sunbae menyukai warna putih?” tanya seorang murid yeoja pada teman yeoja yg berada didepannya.
 “Ne. Aku tau saat melihat kertas yg aku temui didepan gerbang sekolah. Kertas itu berisi warna favorite murid-murid tingkat 3 A. Sepertinya itu sebuah tugas. Aku melihat ada nilai dikertas itu” jawab yeoja yg satu lagi. Seohae yg mendengarnya tersenyum.
 ‘Putih’
 Seohae berjalan meninggalkan 2 yeoja yg berbincang tadi. Sepulang sekolah, ia pergi mencari pena tinta putih. Padahal ia tidak percaya ada pena tinta putih. Tapi ia percaya keajaiban cinta. Maka dari itu, ia gigih mencari pena tinta putih itu *ceritanya kibum gk ngikutin seohae karena ia ada tugas klmpk bareng ryeowook dan kyuhyun yg buat kibum gk bs ngikutin seohae* Sudah 2 jam ia berkeliling tapi tidak menemukan pena yg ia cari. Akhirnya ia menyerah dan memutuskan untuk duduk sebentar disebuah toko. Bola matanya berputar malas setelah berkeliling selama 2 jam tadi. Ia mengelap keringat yg mengalir di pelipisnya. Tak sengaja, Seohae melihat sebuah etalase ditoko itu dan isi di etalase itu adalah berbagai macam pena dan buku. Seohae tertarik untuk bertanya tentang pena yg dicarinya.
 “Permisi” ucap Seohae. Penjaga toko itu keluar menemui Seohae.
 “Ada yg bisa kubantu anak muda?” tanya seorang yeoja paruh baya yg keluar tadi.
 “Aku sedang mencari pena tinta putih. Apa ada?” tanya Seohae penuh harap. Ahjumma penjaga toko itu melihat isi etalase itu.
 “Ada. Keundae, ini tinggal satu dan harganya juga cukup mahal”
 “Jinjja? Berapa harganya?”
 “8.000 won”
 “8.000 won?” ulang Seohae. Ahjumma itu mengangguk.
 “apa tidak bisa dikurangkan harganya sedikit ahjumma?” tawar Seohae. Ahjuma itu menggeleng.
 “Tidak bisa. Tapi sebagai penggantinya aku akan memberimu bonus buku ini” ahjumma itu mengambil buku kuning dan memberikannya pada Seohae. Seohae membuka buku itu dan melihat lembar kertasnya yg berwarna hitam.
 “Jika kau membeli pena itu, kau dapat menulis dibuku itu” Seohae berpikir, ia sangat ingin memiliki pena itu karena pena itu bertinta putih dan putih adalah warna kesukaan namja yg membuatnya jatuh hati. Setelah lama berpikir, Seohae memutuskan kalau ia akan membeli pena itu.
 “Geurae ahjumma. Aku akan membeli pena ini” ucap Seohae sambil memberikan ahjumma itu uang.
 “Gamsahamnida. Ini bonusnya” Seohae mengangguk dan kemudian pergi dari toko itu. Kakinya melangkah menuju halte. Setelah 2 jam mencari, ia mendapatkan apa yg ia inginkan. Seohae sungguh puas.
 Ketika bus datang, Seohae segera naik kedalam bus itu dan pulang kerumahnya. Hari ini sungguh melelahkan baginya tapi kelelahan itu terbayar. Senyum tak pernah lepas dari wajahnya. Ia rela menghabiskan tabungannya hanya untuk membeli pena bertinta putih itu. Malah sekarang uang yg ia miliki pas-pasan untuk naik bus.

 #FLASHBACK END

 Aku masih berpikir tentang hilangnya pena ku. Ada 2 kemungkinan saat ini. Antara pena itu tertinggal di bangku taman atau pena itu terjatuh saat aku berlari tergesa-gesa seperti tadi. Haish~ gara-gara pena itu, kepalaku menjadi pusing karena terlalu banyak memikirkan dimana pena ku yg hilang itu.
                                                    <<<<<<<<<<<<<<

 AUTHOR POV

 Dirumahnya, Kibum sedang memikirkan rencana untuk menyatakan perasaannya pada Seohae. Ia berpikir jika ia akan menyatakan perasaanya saat ditaman belakang. Kemungkinan Seohae akan datang ke taman belakang karena mencari pena nya yg hilang. Itu yg ia terka sekarang. Semua susunan rencana yg ia buat ia catat disebuah buku berwarna putih. Tak jarang senyum kecil menghiasi wajahnya melihat rancangan rencana yg akan ia buat itu. Matanya menatap keluar jendela sambil tersenyum melihat langit malam yg begitu indah.
                                                     <<<<<<<<<<<<

 AT SCHOOL

 Paginya, Kibum membisikkan sesuatu pada Kyuhyun dan Ryeowook tentang rencana yg ia buat semalam. Kyuhyun dan Ryeowook mengangguk setuju ketika tau apa rencana Kibum. Mereka menyiapkan barang yg telah Kibum rencanakan.

 KRING KRING!

 Bel tanda waktu istirahat berbunyi, Seohae merapikan buku-bukunya dan bergegas pergi ke taman belakang untuk mencari pena tinta putih miliknya itu. Sesampainya ia disana, ia celingak-celinguk mencari pena tinta putih itu. Mulai dari bangku, bawah bangku, halaman rumput di taman belakang itu, sampai di pohon besar rindang yg biasanya tempat Kibum bersembunyi tapi tetap saja ia tak menemuka pena yg sedang dicarinya itu. Seohae kembali ke bangku taman yg ia sering duduki itu.
 “Hhhh~dimana pena itu?” ucapnya sambil berkacak pinggang. Semua sudut taman belakang ini sudah ia cari tapi tetap saja tak menemukannya. Dirinya menggerutu karena kecerobohannya sendiri. Andai saja ia lebih berhati-hati saat itu, mungkin saja pena tinta putih itu masih ada padanya. Seohae berbalik ingin meninggakan tempat itu. Dirinya menghela nafas berat sambil memutar bola matanya dan melangkahkan kakinya meninggalkan tempat itu dengan lemas.

PUK!

 Baru satu langkah ingin meninggalkan tempat itu, ia merasakan seseorang menepuk bahunya pelan. Seohae menolehkan kepalanya kesamping dan perlahan membalikkan tubuhnya.
 “Sunbae?” tanya Seohae bingung saat mengetahui jika Kibum yg menepuk bahunya tadi. Ia mengerutkan keningnya. Kibum tak menjawab malah menyodorkan sesuatu kearah Seohae. Seohae menatap bingung apa yg disodorkan Kibum, tapi ia tetap menerimanya dengan kedua tangannya. Betapa terkejutnya ketika ia melihat pena yg susah-susah ia cari kini berada ditangannya. Pena yg membuatnya mengelilingi taman selyas ini sekarang ada padanya. Matanya beralih menatap Kibum seolah menyiratkan ‘kau dapat dari mana?’ tapi Kibum malah tersenyum.
 “Aku mendapatkannya saat kau berlari. Pena itu terjatuh karena sepertinya kau sedang buru-buru waktu itu. Jadi aku mengambilnya” seperti tau apa yg disiratkan oleh mata Seohae, Kibum menjawabnya dengan killer smile andalannya yg membuat Seohae terpana beberapa saat. Tapi dengan cepat ia menyadarkan dirinya.
 “G..gansahamnida sunbae”
 “Cheonmaneyo” Mereka berdua terdiam sesaat. Kibum menghela nafas sebelum melakukan tindakannya yg satu ini. Ia takut jika hasilnya tidak maksimal ka ia haru rileks dulu dan tak usah gugup.
 “Eumm..bisakah kau melihat kesamping?” tanya Kibum berhati-hati. Seohae yg mendengarnya lantas mengerutkan keningnya.
 “Nde?”
 “Ne. Bisakah?” ulang Kibum. Seohae mengangguk dan perlahan ia menolehkan wajahnya kesamping disertai tepukan tangan oleh Kibum. Tepat saat ia menoleh kesamping, ia melihat balon berwarna putih dan kuning bertuliskan ‘I Love You’ beterbangan dengan indahnya. Kyuhyun dan Ryeowook yg bersembunyi pun high five setelah menerbangkan balon itu ke udara. Kemudian bertangkai-tangkai bunga Lily berwarna putih dan bunga Tulip berwara kuning terlempar kearah mereka. Seohae terkejut atas kejadian semua ini. Tapi kebingungan masih melanda dirinya. Setelah tangkai terakhir terlempar, Kibum mengeluarkan bunga Lily warna putih dan kuning yg bercampur. Menandakan dirinya dan Seohae yg bersatu.
 “Aku mencintaimu Lee Seohae. Saranghae. Apa kau mau menjadi kekasihku?” ungkap sekaligus tanya Kibum. Rasa tak percaya menjalari hati Seohae. Bagaimana tidak? Namja yg membuatnya jatuh hati sekarang mengungkapkan perasaannya langsung dihadapannya. Yg ia lakukan sedari tadi adalah melongo tak percaya apa yg ia lihat hari ini.
 “Setiap hari aku mengikutimu saat istirahat ataupun pulang sekolah. Itu semua karena aku ingin memastikan kau masuk kerumahmu dengan selamat. Setiap hari juga aku melihatmu menulis ditaman ini. Maka dari itu aku melihat pena milikmu terjatuh saat kau berlari”
 “Aku melakukannya karena aku mencintaimu tulus. Saranghae Lee Seohae” Seohae hanya mengedipkan matanya tak percaya. Ia berpikir ini mustahil untuknya tapi inilah yg terjadi padanya.
 “Apakah kau menerimaku?” lanjutnya sambil menyerahkan Lily itu pada Seohae. Tangannya terulur mengambil Lily yg diberikan Kibum padanya. Perlahan, ia menganggukkan kepalanya.

 GREP!

 Kibum merengkuh tubuh Seohae karena saking senangnya. Ia tak percaya jika Seohae menerimanya. Perasaan bahagia menjalari tubuhnya saat ini. Perasaannya saat ini tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. “Gomawo Seohae...-ah” Seohae menganggukkan kepalanya didalam pelukan Kibum sambil tersenyum. Kibum mengecup dahi Seohae dan kembali memeluknya erat.

 END

 Bagus gk? Ato malah jelek? Mian banget kalo ni ff khayalan aku super duper gaje -_- Tadinya mau buat fantasy kalo lagu suju yg HARU itu d buat MV. Tapi kayaknya malah ancur deh .-. Jangan jadi SIDER ne^^ wlaupun ancur tp seenggaknye komen....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar